about me I

Senin, 16 Maret 2009

jika kita memiliki keberanian untuk percaya

Kita akan dapat meraih sesuatu yang kita inginkan di bisnis MLM ini
Hanya jika kita memiliki keberanian untuk percaya
bahwa kita mampu untuk meraihnya.

Jika kita sudah percaya pada perusahaannya
Jika kita sudah percaya pada produknya
Jika kita sudah percaya pada marketing plan nya
Jika kita sudah percaya pada support system nya
Jika kita sudah percaya pada up line nya

Maka tiba waktunya bagi kita untuk bertanya pada diri kita sendiri
Apakah kita percaya bahwa kita dapat berhasil di bisnis ini ?

Jika yang saya cari adalah bekerja sebagai karyawan di perusahaan Multi nasional, dengan gaji yang (relatif) besar, memiliki jaminan kesehatan dan tunjangan hari tua maka hal itu sudah saya dapatkan pada tahun 1996.

Saat itu saya sudah "di sana". Bekerja di sebuah perusahaan besar, bergaul dengan manusia dari berbagai bangsa, dan berkesempatan pulang-pergi ke berbagai negara meskipun dalam kerangka tugas kerja.

Alhamdulillah, dengan bekerja di sebuah perusahaan konvensional, saya bisa memiliki rumah dan mobil pribadi. Tapi ... hidup bukan hanya berkutat di masalah materi bukan ? Ada hal yang lebih mendasar daripada sekedar materi ; k e b e b a s a n.

Itu yang tidak saya dapatkan saat saya bekerja sebagai profesional di sebuah perusahaan konvensional.

Lagipula, perusahaan konvensional adalah perusahaan yang jelas-jelas memakai sistem piramid ! Selama ini orang menuding bahwa MLM adalah perusahaan yang menjalankan skema piramida yang sangat tidak adil. Padahal, kalau kita cermati sedikit saja... kita bisa melihat bahwa pernyataan itu sangat keliru. yang Piramid itu perusahaan konvensional, bukan perusahaan MLM !

Mau Bukti ?

Di Perusahaan konvensional saya saat itu ada lebih dari 2000 karyawan. (Itu baru di tempat saya saja ya ... di Indo ia punya 2 pabrik, dan di dunia ini perusahaan tersebar di 40 negara !). DAri 2000 karyawan, ada berapa banyak yang menduduki jabatan President direktur ? Cuma satu !

Bisa nggak kami-kami yang berada di piramida bagian tengah "meloncat" jadi President direktur ?
Ya nggak bisa lah .... mimpi itu namanya.
Bisa nggak orang-orang yang berada di piramid paling bawah (Cleaner, buruh, operator) tiba-tiba loncat jadi Direktur ? Ya nggak mungkin dong ....

Coba bandingkan dengan MLM.
Kita yang hari ini bergabung,.. bukan nggak mungkin punya penghasilan jauh lebih besar di bulan-bulan yang akan datang dibanding "atasan" kita (Baca ; up-line). Adil bukan ?

Coba bandingkan dengan MLM ...
Kita yang baru gabung punya peluang yang relatif sama untuk bisa duduk di puncak piramida !

Dan yang lebih "asyik" lagi, ketika kita jadi "Diamond", "Diamond" sebelumnya bukan berarti harus mengundurkan diri.

Bicara tentang penghasilan ...
Anggap saja sekarang anda menjadi karyawan.
Anggap saja gaji anda hari ini Rp. 5 juta sebulan
anggap saja setelah dikurangi kebutuhan ini itu, anda bisa nabung 1 juta sebulan.

trus ...

Anggap anda mimpi pengen mobil seharga Rp. 250 juta ...

Anda menabung 1 juta satu bulan ...
anda dapat 12 juta satu tahun ...
anda dapat 120 juta selama sepuluh tahun ...
anda baru dapat 240 juta dalam tempo 20 tahun (Itupunkalau anda sehat dan tidak kena PHK).

Trus ...

Itu mobil yang hari ini harganya 250 juta, 20 tahun lagi harganya berapa ?
Masih 250 juta ?

Artinya ...

Kalau anda hari ini hanya bisa nabung 1 juta sebulan ...

Anda TIDAK MUNGKIN bisa membeli mobil yang harganya 250 juta
meskipun seumur hidup anda kerja banting tulang !

Coba bandingken kalau anda komit untuk ber - MLM ria,....

Mungkin nggak anda dapat mercy 5 tahun lagi ?
Mungkin nggak anda dapat Mercy 10 tahun lagi ?

Balik lagi pada kita.

Jika kita berani untuk percaya bahwa kita mampu untuk meraihnya...
di bisnis MLM
semua itu jadi mungkin adanya.

Jika anda memiliki KEBERANIAN untuk mencoba bisnis MLM dalam upaya meraih apa yang ingin anda miliki...

Saya siap berbag cerita dan berbagi rasa ...

Just send e-mail to :
putudjajadiwangsa@gmail.com

or ...
SMS to

+62 817 42 1691

JIKA ANDA MEMILIKI IMPIAN YANG PROPORSIONAL
SAYA YAKIN...
ANDA BISA MERAIH IMPIAN ITU ...
JIKA
ANDA BENAR-BENAR MEMILIKI KEBERANIAN
UNTUK PERCAYA
BAHWA
ANDA MAMPU
UNTUK MENCAPAINYA (AMIN)

nano - nano !

MAcem - macem respon orang sama tulisan yang saya publish di Cyber Space. Ada yang Manis, asem, asin kayak permen NANO-NANO ! Saya seneng. Bagaimanapun tulisan saya banyak mendapat respon.

Beberapa kali ada beberapa orang yang "Ngotot" ngajak saya "Duel" , bersilat keyboard dan beradu argumen. Tapi kebanyakan kemudian hilang begitu saja bagai ditelan kentut. PAdalah saya belum ngeluarin jurus apa - apa .... saya cuma ngelempar mereka sama beberapa pertanyan saja yang kemudian tidak bisa mereka jawab.

Beberapa orang kemudian bilang kalau saya sombong .. arogan ...

Na lho !
Saya kan bilang, bantah saya kalau saya salah ...
Bantah nya ya pakai argumen dong ...
Jangan pakai dengkul. Saya kan ngajak ngomong ama orang yang bisa berpikir, bukan ngajak ngomong sama orang yang secara mentalitas sudah sakit sehingga lupa bahwa Tuhan telah menganugrahkan Otak yang sangat bermanfaat untuk memilih dan memilih sesuatu. Masalahnya ... banyak orang lupa kalau die punya otak. (Padahal Tuhan udah berbaek hati ngasih Otak itu pada manusia ... )

Sangat banyak juga orang yang - entah mengapa - kok doyan amat buang - buang pulsa dan energy hanya untuk menyatakan janji yang akhirnya tidak mereka penuhi (Ibarat lagu : Kau yang berjanji ... kau yang mendustai ...Jreng - jreng - jreeeng ! ). Mereka bilang mau serius, mau sungguh - sungguh ... tapi (lagi-lagi) hilang begitu saja seperti diterkan Tsunami.

Kebanyakan dari kita cuma pingin "enak" tapi nggak mau "berakit-rakit ke hulu ... ). Pengen serba gampang ... pengen serba instant ... Lha, masalahnya saya bukan paranormal, bukan dukun bukan juga tukang sulap. Saya juga nggak mau bohong ... makanya saya bilang, kalau mau gabung dengan saya dalam ber MLM ria mesti siap - siap susah ... bisnis ini nggak gampang ...perlu proses yang cukup lama dan itupun sama sekali nggak ada jaminan dari siapapun bahwa kita pasti suatu saat bakalan kaya raya . Setelah mendengar penjelasan saya seperti itu, sebagian besar yang tadinya minat gabung, kemudian bubar.

Ada juga yang mundur karena saya dipandang terlalu "Cu-X" dan kurang perhatian ('Jee ... , emangnya pacaran kali ya ?) mereka "Protes" : "Bapak kok nggak ngejar - ngejar saya ?" , "Bapak kok nggak nyuruh saya belanja ? Nggak nyuruh hadir di pertemuan ? Nggak nyuruh saya cari orang ???"

Mendapat "Protes keras" seperti itu saya malah bingung. Lha... ngapain saya "ngejar-ngejar" orang ? Saya kan ngajak untuk berbisnis MLM bukan mau maen petak umpet atawa maen kucing-kucingan. Ih, orang Indo itu aneh-aneh aja ya ... ;-)

Menulis tentang dunia MLM adalah hobi saya. Saya sangat menikmati aktifitas saya ini.

Pada tahun 1999, i have a dream .... 5 - 7 tahun dari saat itu, saya bisa nganter anak pertama saya ke sekolah dengan memakai sandal jepit dan celana pendek. Dan saya sudah mendapat apa yang saya impikan dulu. Setiap hari sekarang ini saya sudah bisa mengantar anak-anak saya (dan ibu nya) ke sekolah. Nggak usah lagi pakai sepatu dan pakai pakaian kerja untuk "ngantor". Saya sudah dapatkan "Kemerdekaan" Saya. Buktinya ... sekarang kedua anak saya di sekolah... Istri saya juga "Sekolah",... dan saya santai mijit-mijit keyboard ditemani rokok dan alunan musik. Asyik bukan ?

Saya punya waktu 6 tahun lagi dari saat ini ....
I Have a dream ...
Pada Tahun 2015 ....
Anak pertama saya bisa ngelanjutin SMA di Singapore ...
Anak kedua saya bisa ngelanjutin SMP di singapore ...
Kami sekeluarga bisa pindah dan menetap di Singapore .....

Saya nggak bisa mewujudkan cita - sita saya jika "kendaraan" yang saya tunggangi sama dengan "kendaraan" yang hari ini dipakai oleh kebanyakan orang. Bekerja pada orang lain sebagai karyawan di perusahaan besar sudah saya tinggalkan 10 tahun yang lalu ....

Saya sedang merajut mimpi dengan ber-MLM. Tidak ada seorangpun yang berani menjamin bahwa saya pasti sukses di bisnis MLM ini. Tapi saya nggak peduli, yang pasti saya telah, sedang dan akan terus menikmati bisnis ini ...

Lagi pula, ...
ANDAI Tuhan menjamin anda 100% bahwa anda PASTI akan berhasil di bisnis MLM ...

Kira - kira ....

Jika anda tahu bahwa 100% anda tidak akan gagal ...
Jika anda tahu bahwa 100% anda akan berhasil di bisnis MLM ...

Jika anda tahu seperti itu ... Apa yang akan anda lakukan sekarang ??

Apa yang akan anda lakukan jika anda tahu 100% anda akan sukses ?


Bandung,13 Maret 2009
Ditulis untuk : http://www.likalikumlm.blogspot.com
Oleh : Putu Djajadiwangsa@gmail.com
+62 817 42 1691

<< 1 ... 36 . 37 . 38 . 39 . 40 . 41 . >>

MLM BUKAN ARISAN

MLM BUKAN ARISAN

Kemaren-kemaren, ada warga brawijaya yang nulis bahwa MLM itu pada dasarnya sama aja dengan arisan. Jadi - konon - cuma masalah waktu doank kapan member MLM akan sukses dalam artian bisa jadi kaya raya dari bisnis MLM yang dijalankannya.

Pendapat di atas bener nggak seh ?

Coba kita simak pelan ...pelan ....

Istri saya ikut arisan, anak saya yang baru kelas 3 SD juga ikut arisan lho ! Dalam arisan ...
- Jumlah uang yang harus disetor jelas jumlahnya ...
- Kapan arisan itu "Dokocok" juga jelas .....
- Berapa banyak uang yang akan didapat juga jelas ....
- Semua orang PASTI KEBAGIAN meskipun baru muncul pada "Kocokan terakhir" ( Mmmh .... ;-) )

Bagaimana dengan MLM ...?

Jika anda mendaftar menjadi member MLM karena anda tertarik dengan produknya, dimana produk itu benar-benar anda butuhkan dan produk itu anda beli dengan harga yang relatif wajar SERTA anda benar - benar bergabung karena anda menginginkan manfaat produknya dan tidak memiliki motivasi lain selain mendapat Manfaat Produk maka saya berani bilang bahwa anda berada di "Jalan yang benar" dalam arti 100% anda aman !

Masalahnya, ..
Banyak orang gabung MLM gara-gara terbuai MARKETING PLAN AJAIB !
MLM abal-abal seneng banget jualan "Marketing Plan ajaib" yang konon bisa bikin orang kayak mendadap hanya dengan modal beberapa rupiah dalam waktu singkat dengan cara yang mudah !!!!
Walah ...walah ....

Jika sudah begini, apa yang terjadi ?

Sekian banyak orang mengeluarkan sekian banyak uang hanya untuk membeli produk yang tidak benar-benar ia inginkan / butuhkan. Mereka membeli produk itu bukan karena menginginkan manfaat produknya tapi menginginkan "sesuatu" di luar produk ( Bonus Mercy... Bonus Rumah...Bonus Kapal pesiar ;-) ) ..... produk akhirnya cuma kanuflase sajah ... produk yang Mahal itu kemudian teronggok begitu saja seperti layaknya sampah.

Jika hal ini yang terjadi (Dan pada kenyataannya sebagian besar MLM di indonesia memang begini :-( ) maka MLM sudah bukan lagi merupakan sebuah sistem pemasaran suatu produk atau jasa ... akan tetapi berubah menjadi ..... ARISAN BERANTAI !

Hal ini jelas tidak benar menurut logika, tidak baik secara etika dan tidak "indah" secara estetika. Ih, Menyedihkan.

ARISAN BERANTAI jelas bukan arisan biasa. Arisan berantai tidak hanya membahayakan keuangan pribadi namun juga berpotensi merugikan sekian banyak orang baik secara material maupun secara mental. (Banyak orang yang kemudian positif terjangkit gangguan kejiwaan setelah sekian lama bergabung dengan MLM ABAL-ABAL ... )

MLM bukan arisan.
Kalau mau ikut arisan, ikut saja arisan beneran bersama orang - orang yang bener.

Jadi, kalau ada yang ngajak ikut MLM tapi yang dibicarakan cuma seputar "Marketing Plan Ajaib ", "Mudah ! Cuma dua kaki !", "Ini system paling bagus ! Bisa kayak dengan mudah dalam waktu cepat serta hanya memerlukan modal sedikit !", ....Patut diwaspadai sebagai upaya untuk menjerumuskan kita ke dalam bentuk arisan berantai yang tidak hanya dilarang secara etika, namun juga sangat dibenci oleh Allah Subhanahu' wata'ala ....

MLM Bukan Arisan ...
Arisan Bukan MLM ...
Arisan Berantai bukan arisan biasa ...
Arisan MLM adalah Money Game yang berkedok MLM (Ih, serem ! )

Bandung, 15 Maret 2009
Ditulis untuk : http://www.likalikumlm.blogspot.com
Oleh : Putu djajadiwangsa
Putudjajadiwangsa@gmail.com
+62 817 42 1691

Jumat, 20 Februari 2009

Kejarlah daku, kau kutangkap !

# Postingan: 20 Peb 2009 20:18
Balasan Mengutip

Dua hari lalu, Prospek saya Protes kepada saya.

" Bapak kok cu-ek ? Bapak kok nggak maksa - maksa saya ? Bapak kok nggak nilpon - nilpon ? Bapak kok nggak ngeburu - buru saya agar cepet - cepet gabung ... cepet - cepet belanja ...cepet-cepet ngajak orang ? Saya sudah pernah masuk beberapa MLM pak ... Semua MLM yang pernah saya masuki melakukan itu. Mengapa Bapak bersikap seolah butuh nggak butuh ?"

"Saya kan sudah bilang ... saya mau jadi anggota karena saya suka produknya.... "

***

Sejenak saya menarik nafas panjang, menyulut rokok,... kemudian saya Reply e- mail tersebut dengan balasan seperti ini ....


DH. XXXX

Siapa bilang saya tidak "mengejar-ngejar" anda ?
Setiap kali selesai Shalat saya melapor kepada Allah SWT...
Saya bilang sama Tuhan ...
Ya Tuhanku ....
Jika dia baik untuk (menjadi down line ) saya...
SEGERAKANLAH ya Tuhan ...
Amin.


PutuDjajadiwangsa@gmail.com
http://www.likalikumlm.blogspot.com

APA ITU APLI DAN BAGAIMANA SEJARAH BERDIRINYA APLI?

dam
Postingan: 20 Peb 2009 09:11
Balasan Mengutip

ini !!!! buwat MLM yang BELON menjadi anggota APLI DIBACA ya... JANGAN SAMPAI KETIPU LAGI !


APA ITU APLI DAN BAGAIMANA SEJARAH BERDIRINYA APLI?

APLI, merupakan singkatan dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, adalah suatu organisasi yang merupakan wadah persatuan dan kesatuan tempat berhimpun para perusahaan penjualan langsung (Direct Selling/DS), termasuk perusahaan yang menjalankan penjualan dengan system berjenjang (Multi Level Marketing/MLM) di Indonesia. Dalam Bahasa Inggris, APLI diterjemahkan menjadi IDSA, singkatan dari Indonesian Direct Selling Association. APLI telah menjadi Anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN INDONESIA), dengan nomor anggota 20203.18688-6/04-09-1995 dan diakui oleh Pemerintah/Departemen Perdagangan. APLI, juga merupakan bagian dan satu-satunya Asosiasi Penjualan langsung di Indonesia yang telah diakui oleh Federasi Penjualan Langsung Internasional (World Federation of Direct Selling Assosiation/WFDSA). Disetiap Negara WFDSA hanya menerima satu asosiasi DS/MLM sebagai anggota yaitu Asosiasi yang mendaftar pertama dan anggota-anggotanya memenuhi persyaratan kode etik yang ditentukan oleh WFDSA Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), merupakan organisasi independent, yang tidak berafiliasi dengan salah satu kegiatan politik praktis, selain kegiatan professional dalam bidang mewujudkan Penjualan Langsung (Direct Selling), termasuk penjualan dengan system berjenjang (MLM) yang murni dan benar.

Berdirinya Asosiasi di Indonesia ini dicetuskan pertama kali oleh Bapak Eddy Budhiman dengan nama IDSA (Indonesian Direct Selling Association), dan disyahkan pendiriannya di kantor Notaris pada tanggal 24 Juli 1984 dengan nama APLI kepanjangannya Asosiasi Penjual Langsung Indonesia. Karena di Indonesia saat itu belum banyak perusahaan DS/MLM maka kegiatan asosiasi tidak aktif pada waktu itu.

Dengan seiring waktu berkembangnya dan bermunculan perusahaan perusahaan DS/MLM di Indonesia, maka APLI digalakkan lagi di tahun 1992 yang beranggotakan tidak lebih dari 12 perusahaan dan kepanjangan dari APLI dirubah menjadi Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia. Perkembangan terus yang sampai saat ini cukup dirasakan, dari menempati kantor salah satu perusahaan anggota APLI sampai mampu menyewa kantor sendiri yang terpisah dari kantor anggota, dan adanya karyawan tetap yang bukan merupakan karyawan perusahaan anggota.

Saat ini APLI mengupayakan perkembangan usaha anggotanya untuk mempersiapkan menghadapi persaingan yang ketat dengan akan banyaknya perusahaan baru bermunculan, dan diringi upaya APLI terus mengangkat citra dan nama baik industri DS/MLM yang benar.




jadi bagi member MLM yang belum APLI harap HATI2 !! di sini saya cuma menghimbau anda dan SAYA tidak ada maksud menghancurkan impian anda bersama MLM anda sekarang, alangkah baiknya kalu kita berpikir jernih supaya masa depan kita lebih baek...

Selasa, 17 Februari 2009

Ijab Qabul

Darmin Say :
# Postingan: 17 Peb 2009 23:33
apakah sah jualbeli yang terjadi atau kita lakukan di mall/supermarket, yang mana kita ketahui tidak sah jual beli itu jika salah satu syarat sahnya tidak dipenuhi (ijab qabulnya), dimana dalam kita berbelanja kita hanya mengambil ditempat yg telah disediakan dan membayarnya di kasih jadi kapan ijab qabulnya terjadi ?

Putu Say :

Di Supermarket, kita akan kehilangan bahasa verbal. Dari mulai masuk sampai kita keluar dari kassa, kita nyaris nggak berkata-kata. Hening, sunyi. Sangat berbeda dengan pasar tradisional yang masih memiliki budaya Verbal yang sangat kental. Tawar menawar antar konsumen dan pedagang, bahkan seringkali "adu tawar" itu berlangsung "Seru" dengan adu argumen dari masing-masing pihak.

Apakah belanja di Supermarket tanpa Ijab abul itu halal ?

Pertanyaan yang cukup menggelitik. Dan merupakan hal yang prnsip bagi kita yang mengaku Muslim.

Tensi pertanyaan bisa "Dipertinggi" dengan :
Apakah kalau beli pulsa di ATM Halal ? (Emang mau ijab Qobul ama ATM ?)
Apakah Kalau beli barang lewat Internet itu halal ?


Atau Tensi pertanyaan bisa "Diperendah",...
Memangnya ayam yang kita beli di pasar disembelih pakai nama Tuhan ?


Atau di "Translite" ke "Bahasa" MLM ....

Apakah jika kita membeli produk MLM dengan niat ingin kaya raya (Padahal produknya tidak kita perlukan) adalah halal ?

Apakah mengiming - imingi calon down line dengan mimpi dan janji yang belum tentu dapat kita penuhi adalah perbuatan yang halal ?

Indah rasanya ...
Jika kita sebagai muslim kembali mempertanyakan tentang Halal dan haram ...

Karena... jika kita tidak memegang kaidah "halal" dan "haram", ... munkin pertanyaan lebih serius akan muncul : " Apakah kita mengimani adanya surga dan neraka ?"

Jika kita ber-MLM-ria dengan niat Ibadah ...
Meskipun kita tidak dapat mercy dan kapal pesiar ...
Kita Yakin ....
Ada Tuhan
Yang akan memberikan Surga dan seluruh isinya buat kita.
Amin.

Salam,
Putu Djajadiwangsa@gmail.com
Http://www.likalikumlm.blogspot.com
SMS : +62-817 42 1691

Kamis, 22 Januari 2009

Dengan nama - Karena - Untuk : Tuhan.

Saya percaya Surga, meskipun saya belum pernah kesana. Meskipun saya belum pernah bertemu dengan seorang manusiapun yang pernah ke sana.

Surga dan neraka ekuivalen dengan baik dan buruk.

Bagaimana kalau surga itu ternyata tidak ada ? Apakah kita akan tetap berbuat baik ? Apakah kita rugi karena telah berbuat baik ? Tentu saja tidak. Kebaikan tetap saja baik.

Tak perlu melihat surga untuk percaya bahwa berbuat baik itu baik. . Hukum alam yang berlaku di bumi pun bisa dijadikan bukti bahwa sesuatu yang baik hasilnya akan baik pula. Menanam pisang, tidak akan memanen padi. Nanam pisang akan dapat pisang, nanam padi akan dapat padi, tidak nanam apapun ..?! Tetep saja ada berbagai tanaman yang tumbuh ... meskipun sekedar rumput atau semak belukar.

Bagaimana pernyataan di atas bisa kita kaitkan dengan MLM yang hari ini kita jalankan ?

Saya percaya "Blue Diamond itu ada". Saya pernah bertemu dengan beberapa orang diantaranya, hari ini jumlahnya sudah lebih dari 400 orang. Jika saya percaya tentang Surga yang belum saya lihat, tidak ada kesulitan apapun bagi saya untuk percaya bahwa Blue diamond itu ada dan nyata. Mereka adalah manusia biasa sama seperti anda dan saya.

Ketika saya memiliki "Setting goal" untuk menjadi salah seorang dari sekian banyak blue diamond, kemungkinannya cuma dua : Berhasil atau Gagal.

Bagaimana kalau ternyata di kemudian hari saya gagal ? Apakah saya rugi karena telah mengkonsumsi Life Pack ? Tentu saja tidak. Manfaat produknya saya dapat. Apakah saya rugi karena saya sudah buang-buang waktu ngabisin sekian banyak pulsa di brawijaya ? Ya nggak rugi juga karena di sini saya bukan "mengajar", tapi juga "belajar" dari sahabat-sahabat saya yang lain.

Memiliki cita-cita dan berjuang serta mengorbangkan tenaga pikiran dan waktu untuk meraihnya tentu saja bukanlah pekerjaan sia-sia .

Selama kita MENIKMATI perjalanannya, berapa lama kita sampai, kapan kita sampai bukan lagi masalah. Yang pasti setiap hari kita bergerak dan tumbuh mendekati cita - cita dan harapan yang kita tuju.

Kita tidak perlu mengajak seluruh rakyat indonesia untuk menjadi down line kita. Yang kita perlukan hanya beberapa orang mitra yang berani bermimpi dan sungguh-sungguh bekerja untuk meraih impiannya dengan cara menjalankan bisnis ini.

Nggak usah cerdas...
Nggak usah kaya...
Nggak usah lulusan sarjana atau doktoral ...

Saya percaya,...
Jika kita menjalankan bisnis ini dengan nama Tuhan yang memiliki Surga, Jika kita menjalankan bisnis ini karena Dia yang maha pengasih dan penyayang, Jika kita menjalankan bisnis ini hanya untuk Dia yang menciptakan kita dan seluruh alam raya, 100% kita tidak akan rugi.

Kita menikahi Istri yang kita cintai atas nama Tuhan.
Kita bekerja dan berusaha mengembangkan bisnis ini karena Tuhan mewajibkan kita untuk berusaha dan menafkahi Wanita yang kita nikahi dan sangat kita cintai ...bukankah kita berjanji pada Tuhan setiap Shalat bahwa Hidupku... Matiku .... hanya Untuk Tuhan ?

Saya percaya, Karena bukan hanya Up- Line saya yang percaya bahwa saya bisa sukses, tapi Tuhan yang saya percaya memang telah berjanji Bahwa KEBAIKAN PASTI AKAN BERBUAH KEBAIKAN dan Tuhan akan membalas sekecil apapun sebuah kebaikan dengan balasan yang berlipat.

Saya Percaya Tuhan...
Meskipun ada manusia lain yang tidak percaya atas keberadaan Nya ....

Saya Percaya Surga dan Neraka itu ada ...
Meskipun ada manusia lain yang bilang bahwa Surga dan neraka itu hanya dongeng sebelum bobo

Saya percaya bahwa baik itu baik dan buruk itu buruk ...
Meskipun ada manusia lain yang percaya bahwa baik itu buruk dan buruk itu baik...

SAYA MEMILIH untuk PERCAYA bahwa SAYA BISA SUKSES Meskipun banyak manusia lain yang MEMILIH untuk PERCAYA bahwa MEREKA BISA GAGAL.

Apapun MLM nya ...
Semoga kita melakukannya dengan nama Tuhan... Karena Tuhan... dan Untuk Tuhan.
Amin.

Salam,
Putu Djajadiwangsa.