about me I

Jumat, 30 Juli 2010

999 Penolakan


The genius Thomas Edison once said : " In discovering the light bulb, I did not fail 999 times, but found 999 ways that does not work".

***

KONON, dalam ber MLM ria, banyak diantara praktisi MLM yang BERHENTI hanya setelah menerima 6 penolakan via telepon. Aneh bukan ? Hanya karena MENEMUKAN 6 orang yang "tidak tepat", sekian banyak orang kemudian memutuskan untuk berhenti dari bisnis MLM.

Coba kita "Balik" mind set nya. Apa kira - kira yang akan terjadi ketika kita menetapkan bahwa kita hanya akan berhenti dari bisnis MLM jika kita TIDAK MENEMUKAN satu orang pun yang berkata "Yes I Do" setelah kita BERBICARA dan MENGAJAK 1000 Orang ?

Kira - kira, berapa besar kemungkinan yang kita miliki untuk mendapatkan 1 orang dari 1000 orang prospek yang kita ajak untuk ber MLM ria ? 0.1 % ? atau 99.9% ?

***

MENGAPA saya masih ber MLM ria ? Salah satu "WHY" yang saya miliki adalah karena saya ingin tetap menjadi "Ayah yang Istimewa" buat anak - anak saya ...

Saya RELA menerima 999 "Penolakan" untuk mendapat 1 Anggukan kepala dari para prospek yang saya temui ...

Saya rela jatuh bangun selama bertahun - tahun untuk akhirnya bisa berdiri dan berjalan dengan dada tegak ...

***

Kata Anak - anak saya, saya adalah Ayah Yang Sangat Istimewa.

Benarkah Begitu ?

Kata Anak teman saya , … Ayah yang sangat istimewa pasti punya mobil mewah, seperti yang dimiliki oleh Ayah nya. Saya tidak punya mobil mewah.

Kata Anak teman saya yang lainnya, Ayah yang sangat istimewa harus punya rumah mewah dan bisa mengajak liburan ke luar negeri. Seperti Ayah nya. Saya tidak punya rumah mewah dan tidak biasa mengajak anak - anak liburan ke luar negeri.

Tapi seringkali, Anak Saya memberi saya pelukan dan berkata : "Ayah, Aku sayang Ayah .... "

Saya sangat menyayangi Anak - anak saya, oleh karena itu saya bertekad untuk memberi kehidupan YANG LEBIH BAIK dari waktu ke waktu. Dan saya MEMILIH ber MLM ria sebagai KENDARAAN TERBAIK untuk menuju hal itu.

Ketika saya menerima sekian banyak penolakan, rintangan dan hambatan dalam menjalankan bisnis ini, saya tahu, saya sadar, itulah HARGA yang harus saya bayar agar saya bisa tetap menjadi Ayah Yang Istimewa buat anak - anak saya ...dan buat wanita istimewa yang telah melahirkannya.

Sembilan ratus sembilan puluh sembilan penolakan akan saya hadapi dengan dada tegak karena saya INGIN TETAP menjadi Ayah yang Istimewa bagi Istri dan Anak - anak yang sangat saya sayangi.

Semoga Bermanfaat.

Kamis, 24 Juni 2010

Transaksi Nilai Kasih Sayang Ibu

Suatu hari, Aghnan yang masih duduk dikelas 5 SD mendatangi ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan secarik kertas yang bertuliskan sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan lalu menerima kertas yang diberikan oleh anak tercintanya itu dan membacanya.

”iNVOICE Ongkos upah membantu ibu:
1. Membantu pergi ke warung : Rp. 20.000
2. Menjaga adik: Rp. 20.000
3. Membuang sampah: Rp. 5.000
4. Membereskan tempat tidur: Rp. 10.000
5. Menyiram tanaman: Rp. 15.000
6. Menyapu halaman: Rp. 15.000
Total: Rp. 85.000”

Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang Aghnan yang raut wajahnya mulai berbinar. Si Ibu maklum dan amat senang dengan kepandaiannya “bertransaksi”, karena memang si Aghnan dididik untuk bisa berbisnis agar kelak bisa hidup mandiri dan bisa berbagi kepada sesama. Lalu dengan tetap tersenyum si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.

“1. Ongkos mengandungmu selama 9 bulan: GRATIS
2. Ongkos berjaga malam karena menjagamu: GRATIS
3. Ongkos airmata yang menetes karenamu: GRATIS
4. Ongkos khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu: GRATIS
5. Ongkos menyediakan makan, minum, pakaian & keperluanmu: GRATIS
Total keseluruhan Nilai Kasihku GRATIS”

Airmata si Aghnan kontan berlinang setelah membaca nota “pembayaran” ibunya tersebut. Aghnan menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Aghnan sayang ibu” . Kemudian Aghnan mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: “TELAH DIBAYAR LUNAS !!” dan menyerahkan kepada ibunya sembari memberi bonus sejuta kecupan buat Ibunya..

Semoga Bermanfaat
.

Putu Djajadiwangsa
putudjajadiwangsa@gmail.com EMAIL
+62 817 42 1691 SMS
http://www.likalikumlm.blogspot.com Blog

Tindakanmu Akan Kembali Kepadamu




Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduh!”, jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut ketika mendengar suara dikejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”

Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei, siapa kamu?” Dan jawaban yang terdengar adalah “Hei, siapa kamu?”. Lantaran kesal mengetahui suaranya ditirukan, si anak berseru “Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, “apa yang terjadi?”

Dengan penuh kearifan, sang ayah tersenyum, “Anakku, coba perhatikan” lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!” suara dikejauhan menjawab, “Saya kagum padamu!” Sekali lagi sang ayah berteriak “Kamu sang juara!” Dan suara itu kembali menjawab, “Kamu sang juara!”

Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap tidak mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, “Suara itu adalah GEMA, tetapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN”.

“Kehidupan memberikan umpan balik atas semua ucapan dan tidakanmu, nak”, jelas sang ayah. “Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin banyak mendapatkan cinta didunia ini, ya ciptakanlah cinta didalam hatimu. Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkanlah kemampuan didalam dirimu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan padanya. Ingat anakku, hidup bukan sebuah kebetulan, tetapi sebuah bayangan dari dirimu sendiri”, tutur sang ayah…

Semoga Bermanfaat.

Putu Djajadiwangsa
putudjajadiwangsa@gmail.com EMAIL
+62 817 42 1691 SMS
http://www.likalikumlm.blogspot.com Blog

Selasa, 18 Mei 2010

Winners VS Loosers


Saya sependapat dengan sebuah pandangan yang menyatakan bahwa : "MLM BUKAN BISNIS yang cocok untuk semua orang."

Saya seringkali tidak bisa tidur memikirkan sekian banyak PECUNDANG yang selalu sesumbar tentang apa yang AKAN dilakukan JIKA mereka suatu saat "Kaya Raya".

Mereka setiap saat bercerita tentang rumah dan mobil mewah, tentang liburan keliling dunia, tentang Time Freedom ...

PECUNDANG seperti itu tak tahu apa yang akan mereka lakukan JIKA ternyata IMPIAN itu tak pernah terwujud dalam hidupnya ...

Akan disimpan di mana muka ini ketika setiap saat bercerita tentang mimpi dan khayalan namun setelah sekian tahun, sekian puluh tahun boro - boro Mobil Mercy, namun sepeda kumbangpun tak punya ?

Akan disimpan di mana muka ini, ketika sekian lama mengumbar sekian banyak janji dan harapan, namun tak pernah terpenuhi ... ?

Pelaku MLM hendaknya tidak hanya pandai BERBICARA tentang apa yang akan dilakukannya JIKA suatu saat mereka kaya raya ... tetapi mereka juga HARUS TAHU apa yang akan dilakukannya JIKA semua impian itu ternyata tak terwujud.

Jika kita menjual PRODUK NYATA, tidak ada masalah suatu saat kita akan kaya raya atau malah miskin papa sekalipun ... karena yang kita tawarkan adalah PRODUK NYATA, bukan Impian ... bukan khayalan ...

Jika kita menjual PRODUK NYATA, bahkan tidak akan menjadi masalah jika produk yang kita jual tidak laku dikarenakan kita tidak memiliki bakat dan kemampuan menjual ...

Kita akan tetap bisa berjalan dengan dada tegap.

Seorang PECUNDANG tak tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah, tetapi sesumbar apa yang akan dilakukannya bila menang. PEMENANG tidak berbicara apa yang akan dilakukannya bila menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah (Eric Beme)

Semoga Bermanfaat.


Putu Djajadiwangsa
putudjajadiwangsa@gmail.com EMAIL
+62 817 42 1691 SMS
http://www.likalikumlm.blogspot.com Blog

Minggu, 16 Mei 2010

Uang Bukan Segalanya


"Apakah ada orang yang beranggapan uang adalah segalanya? , jika demikian maka saat uang tidak ada, maka segala hal juga akan tidak ada artinya termasuk diri orang itu."

Kalimat CANTIK ini saya dapat mungut di facebook.

"uang bukan segalanya, namun segalanya perlu uang"

Kalimat itu tentu saja sering kita dengar ...

"Segalanya perlu uang, namun uang bukan segalanya "

Apa bedanya kalimat ini dengan kalimat sebelumnya ? Tentu saja sangat berbeda. Kalimat "uang bukan segalanya, namun segalanya perlu uang" JELAS BERBEDA ARTINYA dengan "Segalanya perlu uang, namun uang bukan segalanya "

Di mana bedanya ?

Silahkan baca berulang -ulang dan temukan sendiri, di mana bedanya. Susunan kata yang berbeda PASTI memiliki makna yang tidak sama.

***

Jika seseorang ber MLM ria karena UANG, maka saat uang itu tidak didapat dari ber MLM ria ...maka ... segala hal juga akan tidak ada artinya .... MLM yang tadinya "dibanggakan" tidak akan ada artinya, termasuk diri orang itu.

Jika seseorang ber MLM ria karena ingin BERBUAT BAIK, maka selama ia BERBUAT BAIK ... maka ... segala hal juga akan bernilai BAIK ... ber MLm ria akan menjadi suatu KEBAIKAN ....MESKIPUN tidak mendapat uang sepeserpun dari bisnis MLM yang ditekuninya.

Jika seseorang berpandangan dalam lubuk hatinya bahwa "uang adalah segalanya", kemudian Ia ber MLM ria karena UANG dengan mengatakan bahwa "Uang memang bukan segalanya TAPI SEGALANYA PERLU UANG" .... maka ...99% Ia akan kecewa. Kenapa ? Karena bisnis ini bukan bisnis yang mudah. Dan 99% member MLM TERBUKTI SECARA STATISTIK tidak mendapat bonus yang signifikan dari bisnis MLM APAPUN yang ditekuninya.

Jika seseorang berpandangan dalam lubuk hatinya bahwa "Segalanya perlu uang, namun uang bukan segalanya " ...maka ... Ia akan tetap BERBUAT BAIK karena untuk BERBUAT KEBAIKAN memang TIDAK PERLU UANG. Semiskin apapun manusia tetap bisa BERBUAT KEBAIKAN, meskipun seseorang tidak memiliki uang satu rupiahpun, Ia tentu saja bisa tetap berbuat baik, bisa tetap berjuang dan bisa tetap terus berdoa kepada yang maha kuasa.

Jadi ...

Jika UANG adalah motivasi UTAMA anda dalam ber MLm ria, atau dalam melakukan APAPUN, maka siap - siaplah untuk KECEWA. Karena saat uang tidak ada, maka segala hal juga akan tidak ada artinya termasuk diri orang itu."

Jadi ...

Jika ada leader MLM abal - abal yang mengajak anda untuk bergabung dengan "Sebuah bisnis luar biasa" yang KONON bisa membuat siapapun "kaya raya" dengan cara "Instant", ... maka kini kita sudah mengetahui bahwa Ia sedang mengajak kita untuk MENGEJAR UANG.

ANEH memang .... dalam operasinya, Leader MLM abal - abal itu selalu berbicara tentang buku "The Business School" Karangan Robert T. Kyosaki ...

Memang benar ... banyak manfaat yang bisa didapat dari bisnis Network marketing ... Namun tolong baca lagi buku itu dengan perlahan .... semenjak awal Kyosaki sendiri menyatakan bahwa "Ada sekian banyak manfaat bisnis network marketing SELAIN UANG !!!"

Mohon baca dengan perlahan ....

Kesimpulan dari buku itu adalah " Manusia tidak perlu bekerja UNTUK UANG, namun UANG yang harus BEKERJA untuk Manusia".

Ini masalah Mentalitas ...
Bukan masalah Mimpi yang kagak jelas juntrungannya.

Semoga Bermanfaat.

Putu Djajadiwangsa
putudjajadiwangsa@gmail.com EMAIL
+62 817 42 1691 SMS
http://www.likalikumlm.blogspot.com Blog

Jumat, 07 Mei 2010

Aku Bukanlah Engkau

katakan pada praktisi MLM abal - abal "aku bukanlah engkau !" .


Saat ada seseorang yang mengatakan bahwa "ada bisnis mudah", "Tidak perlu modal banyak", "Bisa dilakukan oleh siapa saja" dan "Bisa membuat siapapun kaya raya" ...

Katakanlah... AKU BUKANLAH ENGKAU !

Tidak ada bisnis yang mudah dan tidak ada bisnis yang susah. Semua bisnis tentu saja butuh modal dan tidak semua bisnis cocok untuk semua orang. Aku tidak mempermasalahkan apakah aku akan kaya raya atau miskin papa selama aku tetap berusaha untuk berbuat baik dan tidak merugikan orang lain.

Jika ada seseorang yang telah mengaku "Sukses", kemudian jingkrak-jingkrak di atas panggung memamerkan sekian banyak harta yang telah dimiliki, Katakanlah.... AKU BUKANLAH ENGKAU !

Harta bukan untuk dipamerkan dan dibanggakan, kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh mobil apa yang ditunggangi dan di rumah seperti apa manusia tinggal. Apapun yang dimiliki tidak lebih dari sekedar titipan ...

Jika ....
ada seseorang yang bercerita tentang sekian banyak janji dan harapan yang belum tentu dapat dipenuhi, Katakanlah ... AKU BUKANLAH ENGKAU .... aku hanya akan berkata tentang apa yang ada dan nyata. Aku tidak menjanjikan harapan dan asa ...

Jika .......
ada yang mengatakan : "Lihatlah ! Sekian banyak orang-orang telah sukses di bisnis ini !" Katakanlah .... Aku bukan Engkau ! dan Aku bukan Mereka !

Aku Adalah Aku ! Aku tidak akan menebar sekian banyak janji dan harapan yang belum tentu dapat aku penuhi. Aku hanya akan berkata apa adanya.

Semoga Bermanfaat.

Putu Djajadiwangsa
putudjajadiwangsa@gmail.com EMAIL
+62 817 42 1691 SMS
http://www.likalikumlm.blogspot.com Blog

Senin, 19 April 2010

BISNIS Multi Level Marketing


Banyak masyarakat awam yang berpendapat bahwa MLM adalah Piramida, Piramida adalah sebuah sistem yang tidak benar, sehingga MLM adalah sebuah bisnis yang tidak benar karena memakai sistem piramida.

Analogi di atas adalah analogi yang tidak benar. Sistem piramida tidak hanya digunakan di dalam dunia MLM, di dalam pemerintahan, di kantor, di karang taruna, di organisasi keagamaan, semuanya memakai sistem piramida . Jumlah supervisor di sebuah perusahaan tentu saja akan lebih sedikit dibanding jumlah karyawan biasa, jumlah manager akan lebih sedikit dibanding supervisor, jumlah direktur akan lebih sedikit lagi dibanding jumlah manager, sehingga terciptalah struktur piramida -organi(gram) .

Jadi, alangkah picik dan tidak bijaksana ketika MLM dikonotasikan dengan "piramida, dan kemudian mengkonotasikan MLM sebagai sebuah "keburukan hanya karena menganut sistem piramyd . Yang menjadikan sesuatu itu "baik" dan "buruk" tentu saja adalah manusia-manusia yang ada dalam "piramida" tersebut.

MLM yang benar (bukan MLM abal-abal) secara umum gambarannya adalah setiap member adalah konsumen dimana setiap konsumen tidak hanya mendapat MANFAAT PRODUK akan tetapi juga memiliki KESEMPATAN untuk meraih manfaat finansial dengan cara mengajak orang lain sehingga terbentuklah KOMUNITAS KONSUMEN yang terdiri dari beberapa (multi) tingkatan (level).

Dalam sebuah MLM yang benar (bukan MLM Abal - abal) setiap konsumen HARUS mendapat manfaat produk yang SEBANDING dengan uang yang dikeluarkan sehingga konsumen tersebut TETAP UNTUNG meskipun tidak menjalankan bisnisnya.

Dalam sebuah MLM yang benar (bukan MLM abal-abal) setiap member TIDAK MENCARI ANGGOTA BARU dan TIDAK MENDAPAT UANG dari hasil RECRUITMENT namun Konsumen yang berharap mendapat manfaat finansial harus MENJUAL PRODUK pada orang lain dan MENGAJAK orang lain untuk MELAKUKAN HAL YANG SAMA (Duplikasi), karena pada prinsipnya, sebagai sebuah bisnis, proses yang harus dilakukan oleh pelaku bisnis MLM adalah : "MENJUAL dan MENGAJAK orang lain untuk MENJUAL dan MENGAJAK."

AJAKAN ini yang biasanya disalahgunakan oleh MLM abal - abal. Dalam prakteknya, banyak leader MLM abal - abal yang mengajak member baru dengan cara pamer - pamer harta, pamer-pamer mobil dan rumah mewah sambil jingkrak-jingkrak di atas panggung percis orang lagi DUGEM ;-) Mereka menebar sekian banyak janji dan harapan dengan dalih "motivasi". Ini yang MERUSAK citra MLM. Kalau ada MLM yang dalam prakteknya mengedepankan iming-iming materi dan mengajarkan budaya HEDONIS - MATERIALISTIS, maka ini jelas bukan MLM yang benar, ini adalah perusahaan MONEY GAME yang berkedok MLM.

MLM yang benar akan mengedepankan produk serta manfaat NYATA dari produk yang ditawarkannya. Bukan semata - mata membicarakan sejumlah bonus bombastis yang sangat sulit untuk diraih oleh sebagian besar membernya.

Tentu saja, adalah sebuah hal yang HALAL dan WAJAR jika ada member MLM yang sejahtera karena memiliki omzet penjualan group yang besar. Semua itu LAYAK untuk didapatkan oleh siapapun sebagai upah atas dedikasi dan kerja keras dalam membangun jaringan pemasaran yang memasarkan produk NYATA dan BERKUALITAS serta diinginkan dan dibutuhkan oleh pasar.

Member MLM yang baik dan benar (bukan MLM abal -abal) masuk MLM karena memerlukan dan atau menginginkan produknya. Paling tidak, meskipun Ia tertarik pada bisnisnya, terlebih dahulu Ia sudah yakin akan kualitasproduk yang akan dipasarkannya. Member MLM yang benar (bukan MLM abal-abal) biasanya terdiri dari orang-orang yang cukup CERDAS dan BERWAWASAN LUAS sehingga tidak mungkin mau dan bisa di iming-iming oleh sekian banyak janji dan harapan yang tidak jelas juntrungannya. Biasanya mereka masuk MLM karena ada BUKTI NYATA dari produk BERKUALITAS yang dibelinya. Biasanya mereka mau menjalankan bisnisnya karena ada BUKTI NYATA dari para sponsor yang terlebih dahulu sukses dalam bisnis ini. Mereka tidak akan mau mengikuti LEADER MLM jadi-jadian yang doyan pamer-pamer harta yang tidak jelas juntrungannya, mereka BELAJAR dari leader sukses yang telah TERBUKTI SEJAHTERA karena mereka telah berhasil BERBAGI MANFAAT PRODUK dengan sekian banyak orang. KESEJAHTERAAN leader MLM yang benar didapat karena mereka berbagi KEBAIKAN dan MANFAAT nyata, bukan didapat karena Merugikan orang lain dengan menebar sekian banyak janji dan harapan yang belum tentu dapat dipenuhi.

Member MLM yang baik dan benar tentu saja sangat menyukai produk yang dibelinya dengan harga pantas dimana mereka telah berhitung bahwa mereka akan TETAP UNTUNG meskipun tidak mendapat bonus apapun dari perusahaan.

Member MLM yang baik dan benar JELAS tidak akan membeli produk PASARAN dengan harga yang jauh lebih tinggi hanya karena iming - iming mimpi. Mereka biasanya adalah orang-orang yang CERDAS dan BERWAWASAN luas. Mereka adalah orang-orang ASERTIF yang tidak mau merugikan orang lain dan tidak mau merugikan diri sendiri dengan membeli produk yang tidak jelas juntrungannya. Mereka hanya akan membeli produk yang benar-benar dibutuhkan dan diinginkannya, kemudian BERBAGI pengalaman nyata dengan orang-orang disekitarnya.

Kesimpulannya :

Bisnis Multi Level Marketing [MLM] yang benar (bukan MLM abal - abal ) ini adalah sarana untuk BERBAGI KEBAIKAN kepada sesama dengan produk-produk yang nyata dan berkualitas yang didapat dengan harga yang pantas dimana setiap orang akan TETAP UNTUNG meskipun tidak mendapat bonus dari perusahaan.

Semoga Bermanfaat.

Putu Djajadiwangsa
putudjajadiwangsa@gmail.com EMAIL
+62 817 42 1691 SMS
http://www.likalikumlm.blogspot.com Blog